Kamis, 24 November 2016

MI MUHAMMADIYAH PONOROGO

PROFIL MI MUHAMMADIYAH PONOROGO




A.      Tujuan Pendidikan Dasar

Pendidikan nasional yang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 berfungsi mengembangkan kemampuan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mengemban fungsi tersebut pemerintah menyelenggarakan suatu sistem pendidikan nasional sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Implementasi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 dijabarkan ke dalam sejumlah peraturan antara lain Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Peraturan Pemerintah ini memberikan arahan tentang perlunya disusun dan dilaksanakan delapan standar nasional pendidikan, yaitu standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan.
Berdasarkan PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan selain memberikan arahan seperti tersebut khususnya pada Bab V Standar Kompetensi Lulusan pasal 26 menyebutkan bahwa Pendidikan dasar bertujuan untuk meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlaq mulia serta ketrampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.
Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Ponorogo terletak di desa Kertosari Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo, berdiri di bawah naungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ponorogo Kota. MI Muhammadiyah Ponorogo didirikan sebagai alternatif jawaban atas persoalan pendidikan yang berkembang di masyarakat yaitu semakin menuntut kuatnya pondasi agama di samping ilmu pengetahuan dan teknologi sekaligus melengkapi lemba yang telah berdiri sebelumnya yaitu MTs dan MA Muhammadiyah Ponorogo.
Dalam perkembangannya MI Muhammadiyah Ponorogo berkeinginan dan bercita-cita sebagai salah satu sekolah unggulan yang di perhitungkan di kabupaten ponorogo dan sekitarnya. Madrasah ini selalu mencoba untuk membuat kreasi dan inovasi-inovasi baru, seperti metode pembelajaran, pengembangan kurikulum, manajemen madrasah, berbagai ekstrakurikuler, penanaman karakter islami dan lain-lain. Berikut ini detail tentang profil MI Muhammadiyah Ponorogo:

B.       Visi dan Misi MI Muhammadiyah Ponorogo
1.         Visi
Menjadi Madrasah Ibtida’iyah yang unggul dalam prestasi, inovasi dan pengembangan kreasi dengan bertumpu pada akhlak mulia
Indikator visi :
1.    Peningkatan prestasi akademik dan non akademik
2.    Pembinaan kreativitas siswa
3.    Pembelajaran yang bervariasi
4.    Pengelolaan / manajemen madrasah tertata
5.    Menciptakan suasana belajar yang kondusif
6.    Pembekalan ketrampilan siswa
7.    Penanaman akhlaqul karimah secara kontinue
8.     Peningkatan kualitas  keimanan dan ketaqwaan.
2.    Misi
1.      Mewujudkan siswa yang memiliki prestasi unggul, santun dan berkepribadian
2.      Menyelenggarakan pendidikan yang kreatif dan inovatif
3.      Mewujudkan lingkungan yang bersih, ramah dan islami
4.      Menumbuhkembangkan budaya akhlakul karimah di kalangan warga madrasah
C.      Tujuan MI Muhammadiyah Ponorogo
a)      Memiliki prestasi akademik yang unggul baik di tingkat lokal, regional maupun nasional
b)     Memiliki presati yang unggul di bidang olah raga volly, footsal, basket, renang, baik di tingkat lokal, regional maupun nasional
c)      memiliki presati yang unggul di bidang seni musik, seni tari dan menggambar
d)     Memiliki presati yang unggul di bidang keagamaan, baik di tingkat lokal, regional maupun nasional
e)      Memiliki ketrampilan bersosialisasi dengan lingkungan dan alam sekitar
f)       Mampu mengembangkan pembelajaran secara kreatif dan inovatif baik di dalam maupun di luar kelas dengan memanfaatkan teknologi informasi (IT) dan alam sebagai media dan  sumber belajar
g)      Mampu mewujudkan nilai-nilai agama dalam perilaku belajar guru dan siswa baik di lingkup madrasah maupun di masyarakat
h) Mampu memanfaatkan potensi lingkungan sebagai sarana untuk mengembangkan pembelajaran

i)  Mampu menjalin komunikasi secara kreatif dengan orang tua dan masyarakat secara keseluruhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar